Sejarah Singkat

Pusat Studi Lingkungan Hidup dan Sustainable Development Goals (SDGs) Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) Medan lahir dari kesadaran akademik akan pentingnya peran perguruan tinggi dalam menjaga keberlanjutan kehidupan di bumi. Krisis iklim yang semakin nyata, penurunan kualitas lingkungan, dan meningkatnya dampak aktivitas antropogenik terhadap ekosistem menjadi latar belakang berdirinya pusat studi ini sebagai wujud tanggung jawab moral dan intelektual sivitas akademika UIN SU terhadap lingkungan hidup.

Sejak awal berdirinya, UIN Sumatera Utara menempatkan nilai-nilai Islam sebagai fondasi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkeadilan serta berkelanjutan. Nilai rahmatan lil ‘alamin menjadi inspirasi utama dalam setiap langkah pengabdian dan riset yang dilakukan. Berdasarkan prinsip tersebut, Pusat Studi Lingkungan Hidup dan SDGs dibentuk sebagai wadah lintas disiplin untuk mengintegrasikan nilai-nilai Islam, ilmu pengetahuan modern, dan tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals).

Pusat studi ini juga merupakan respon strategis terhadap tantangan global yang menuntut peran aktif perguruan tinggi dalam mitigasi perubahan iklim, pengelolaan sumber daya alam, serta penguatan literasi lingkungan di masyarakat. Melalui sinergi antara pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat—sesuai semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi—pusat studi ini diharapkan menjadi motor penggerak gerakan kampus hijau (green campus) dan pembangunan berkelanjutan berbasis kearifan lokal serta nilai-nilai keislaman.

Dalam perjalanannya, Pusat Studi Lingkungan Hidup dan SDGs UIN Sumatera Utara berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi dengan lembaga pemerintah, dunia industri, komunitas masyarakat, dan jaringan riset nasional maupun internasional. Upaya ini dilakukan untuk mewujudkan visi universitas sebagai pusat keunggulan dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang berorientasi pada kemaslahatan umat dan kelestarian lingkungan.

Melalui kegiatan riset, pelatihan, publikasi ilmiah, advokasi, dan pemberdayaan masyarakat, pusat studi ini terus mendorong lahirnya inovasi yang mendukung penerapan prinsip Islamic Green Ethic—etika hijau berbasis nilai Islam—sebagai solusi atas tantangan lingkungan global dan regional, khususnya di kawasan Sumatera Utara dan sekitarnya.